
Sesi pertama berupa sarasehan oleh P.
Bosco Da Cunha yang antara lain menjelaskan makna liturgi dimana
Tuhan Yesus bukan sebagai sebuah benda sakti tetapi adalah PRIBADI
yang berbicara kepada kita serta mendengarkan suara hati kita sebagai
umat-NYA. Dalam penjelasannya, P. Bosco Da Cunha, O. Carm meminta
umat agar DAPAT HADIR 15 MENIT SEBELUM MISA DIMULAI serta menjaga
masa KEHENINGAN sebelum Misa mulai. Sesi pertama berlangsung hingga
pukul 10.00 WITA yang kemudian masa istirahat selama 15 menit saat
peserta menikmati hidangan kecil yang disediakan di aula paroki.

Hadir dalam sesi kedua ini antaranya,
P. Samson Bureny, Pr, P. Marthin Solon, Pr, P. Mathius Bakolu, Pr, P.
Isidorus Kaniu, Pr, P. Albert Rua, Pr dan umat dari Kevikepan Sultra
(Paroki Mandonga, Sadohoa, Unaaha serta Kolaka).
Demikianlah kegiatan Sarasehan Liturgi
selama dua hari telah berlangsung dengan lancar dan sukses. Semoga
apa yang telah diterima membawa kemajuan bagi Kevikepan Sultra.
Selamat dan terima kasih kepada P. Bosco Da Cunha, O. Carm dari KWI
serta P. Sani, MSC dari KAMS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar