Search by Google

PROMOSI

Jumat, 29 Juli 2016

KRONOLOGIS SEJARAH STASI SANTA MARIA DIANGKAT KE SURGA

Pada mulanya adalah iman. Dan iman itu bersatu dalam semangat. Semangat inilah yang menjadi roh dalam laku persekutuan beberapa keluarga umat katolik untuk bersama-sama berkumpul dan berdoa dalam peribadatan di awal keberadaan stasi ini.

Inilah kronologis keberadaan stasi Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga  yang dapat ditelusuri:

1980 – 1993 Ibadat dilaksanakan secara rutin setiap minggu di rumah Kel. Donatus Renyaan oleh ± 5 KK

1992, Minggu 13 September peletakan batu pertama gereja (lama) stasi oleh P. Mateus Bakolu Pr

1994, Senin 15 Agustus pemberkatan gedung gereja sekaligus awal peresmian stasi dengan pelindung Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga oleh P. Mateus Bakolu Pr.

1994 – 1999 ketua Stasi Donatus Renyaan dengan ± 8 KK

1999 – 2003 ketua Stasi Lambertus Margiu

2003 – 2006 ketua Stasi Marten Baga Sadipun dengan ± 35 KK

2006 – 2009 ketua Stasi Robertus Rupang dengan ± 52 KK

2007, 14 September Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gedung Gereja dan Pastoran baru disetujui berdasarkan SK Walikota Kendari No. 202 Tahun 2007 tertanggal 14 September 2007

2008, 10 Januari pembentukan Panitia Pembangunan Gereja dan Pastoran Stasi Anduonohu dengan ketua Bapak Tandibayang SH dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rp. 2.711.383.000,-

2008, Mei Vikaris Episkopal Sulawesi Tenggara, P. Matheus Bakolu Pr (saat itu) memberikan rekomendasi pembangunan gereja dan pastoran dengan Surat No. 1905/02/Vikep Sultra/2008

2008, 15 Agustus peletakan batu pertama pembangunan gereja dan pastoran oleh P. Martinus Pasomba Pr, Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Sadohoa saat itu

2009, 21-22 Nopember pembongkaran gedung gereja lama.

2009, 27 Nopember pemindahan rangka gedung gereja lama ke posisi sekarang

2009, Desember renovasi dan pembangunan gereja sementara di posisi baru (gereja yang saat ini dipakai)

2010 – 2014 ketua Stasi Antonius Budi Utomo dengan ± 62 KK

2010, Kamis 29 Juli stasi Anduonohu dimekarkan menjadi 3 rukun oleh P. Martinus Pasomba Pr yakni
                1. Rukun Santa Maria Tak Bernoda dengan ketua Yane Paternus Yunus
                2. Rukun Santo Yosep Pekerja dengan ketua Alexander Siboro
                3. Rukun Santo Mikael dengan ketua Leonardus Nabe

2012 – 2014 terjadi persoalan hukum karena tanah untuk lokasi gereja dan pastoran digugat yang baru selesai pada akhir tahun 2014 setelah disetujui pembayaran ganti rugi kepada pihak penggugat yang turut disaksikan oleh P. Martin Solon Pr, Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Sadohoa saat itu.

2014 – 2018 ketua Stasi Tikno Sarwoko dengan ± 69 KK
Jumlah umat didasarkan statistik Paroki tahun 2013 adalah 69 KK (266 Jiwa).

2015, Pebruari Proses Pembangunan Gedung Gereja dan Pastoran dimulai kembali dengan pertama-tama menyelesaikan pagar gereja

2016, 15 Agustus Ulang Tahun dan Pesta pelindung Stasi Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga yang ke 22


Demikianlah sekilas sejarah stasi ini yang dapat ditelusuri. Memang, masih banyak lagi peristiwa yang belum tercatat dalam perjalanan stasi kita. Namun, semoga kronologis singkat yang dapat ditelusuri ini sanggup meneguhkan iman dan keyakinan kita semua dan pada akhirnya akan berbuah dengan selesainya gedung gereja dan pastoran baru kelak yang jauh lebih baik kondisinya. Semoga demikian adanya. Selamat hari minggu. Semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Foto-foto sejarah dapat dilihat di sini


Jumat, 01 Juli 2016

PERUBAHAN JADWAL LDK OMK

Jadwal baru kegiatan LDK OMK paroki Sto.Fransiskus Xaverius Sanua :
Waktu : Minggu - Rabu, 3 - 6 Juli 2016
Hari minggu, 3 Juli 2016 
Jadwal dimajukan jadi lebih awal yg tadinya registrasi jam 15.00 menjadi jam 13.00 WITA.
Tempat : SMP Frater KENDARI

Lokasi kegiatan dipindahkan dari Lambesu ke SMP Frater Kendari karena pertimbangan cuaca yang tidak menentu, tidak memungkinkan untuk tinggal di tenda.
Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta: 
Pakaian secukupnya, celana trening, sepatu kets, rosario, sendok, gelas plastik/botol minum, sarung/selimut, alat mandi, alat tulis, dan bagi yang memiiliki riwayat penyakit ttt seperti asma silakan membawa obat sendi
ri.
Harap dimaklumi atas perubahan jadwal dan lokasi kegiatan ini, semoga tidak menyurutkan niat kita untuk mengikuti kegiatan,karena perubahan ini tidak akan mengurangi isi dan tujuan kegiatan.
Trims,Tuhan mmberkati.
Ttd, 
Panitia.